TIMES KENDARI, JAKARTA – Bau badan sering kali menjadi masalah yang merusak rasa percaya diri, terutama saat kita harus beraktivitas di cuaca yang lembap. Meskipun berkeringat adalah proses alami tubuh untuk mendinginkan suhu, aroma tidak sedap muncul ketika keringat tersebut berinteraksi dengan bakteri di permukaan kulit.
Agar Anda tetap merasa segar dan nyaman, berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mencegah bau badan secara efektif:
1. Jaga Kebersihan Area Lipatan Tubuh
Mandi minimal dua kali sehari adalah fondasi utama. Fokuslah pada area yang paling aktif memproduksi keringat, seperti ketiak dan lipatan kulit lainnya. Gunakan sabun antibakteri untuk membantu membasmi kuman pemicu aroma. Setelah mandi, pastikan tubuh benar-benar kering sebelum berpakaian, karena kulit yang lembap adalah tempat favorit bakteri berkembang biak.
2. Pilih Pakaian Berbahan Serat Alami
Jenis kain sangat memengaruhi sirkulasi udara pada kulit. Hindari bahan sintetis seperti polyester yang cenderung memerangkap keringat. Sebaliknya, pilihlah pakaian berbahan katun atau linen. Serat alami ini memungkinkan kulit untuk "bernapas" dan membantu keringat menguap lebih cepat, sehingga risiko bau badan dapat diminimalisir.
3. Gunakan Antiperspiran atau Deodoran secara Tepat
Pahami perbedaannya: deodoran menutupi bau dengan wewangian, sedangkan antiperspiran mengandung bahan aktif untuk menyumbat saluran keringat sementara. Coba gunakan antiperspiran di malam hari sebelum tidur saat tubuh dalam kondisi tenang. Ini memberikan waktu bagi formula untuk bekerja lebih maksimal menutup saluran keringat hingga keesokan harinya.
4. Manfaatkan Bahan Alami Penetralkan Bau (Tawas atau Cuka Apel)
Jika Anda mencari solusi yang lebih alami, tawas (alum) bisa menjadi pilihan karena sifatnya yang mampu membunuh bakteri penyebab bau. Selain itu, Anda bisa menggunakan sedikit cuka apel yang diencerkan dengan air pada area ketiak menggunakan kapas. Sifat asam dari cuka apel membantu mengubah pH kulit sehingga bakteri tidak dapat bertahan hidup.
5. Perhatikan Pola Makan dan Hidrasi
Beberapa jenis makanan seperti bawang putih, bawang bombay, rempah-rempah yang tajam, hingga konsumsi kafein berlebih dapat memicu keringat beraroma lebih kuat. Perbanyak minum air putih untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dan menjaga aroma keringat tetap encer serta tidak tajam.
Mencegah bau badan bukan sekadar menyemprotkan parfum sebanyak mungkin, melainkan menjaga keseimbangan antara kebersihan kulit dan gaya hidup sehat. Dengan kebersihan yang terjaga dan penggunaan bantuan bahan yang tepat, Anda bisa bebas beraktivitas tanpa rasa khawatir. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Bebas Bau Badan Sepanjang Hari: Tingkatkan Kepercayaan Diri
| Pewarta | : Deasy Mayasari |
| Editor | : Deasy Mayasari |